Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘SUARA HATI’ Category

Kerendahan Hati

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

–Taufiq Ismail–

Advertisements

Read Full Post »

Tulisan ringan, panjang dan bisa membosankan ini ditulis pada 2007 untuk seseorang dan saat ini publikasikan untuk memotivasi diri dan semua orang yang sempat membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat.

Judul diatas sangat pantas mewakili tulisan ini. Dengan tanpa maksud sok tahu, akan tetapi hanya keinginan bertukar cerita, pandangan dan pengalaman sebagai orang yang sama-sama belajar mencoba hidup lebih bermakna dan berarti.

Pasti kita bertanya kenapa hidup harus bermakna dan berarti? Atau bahkan, untuk apa hidup? Jawabannya tentu dikembalikan kepada Iman kita, karena kita sudah dilahirkan, maka kita harus hidup. Apakah hanya sekedar hidup?
(more…)

Read Full Post »

Mengapa bermenung mengapa bermurung?
Mengapa sangsi mengapa menanti?
Hidup di dunia hanya sekali
Jangkaukan tangan sampai ke langit
Masuk menyelam ke lubuk samudra
Oyak gunung sampai bergerak
Bunyikan tagar berpancar sinar
Empang sungai membanjiri bumi
Aduk laut bergelombang gunung
Gegarkan jagat sampai berguncang
Jangan tanggung jangan kepalang

(Diambil sekenanya dari Sajak “Hidup Di Dunia Hanya Sekali” karya S. Takdir Alisjahbana)

Read Full Post »

%d bloggers like this: